Siapa yang tidak kenal film serial Spongebob. Tokoh yang lucu, unik, dan kotak ini membuat semua orang bergembira.
Tau gak kalian klo ada satu episode Spongebob yang dilarang oleh
Nickeledeon? Judul episode tersebut adalah "Red Mist" yang berarti kabut
merah. Episode ini juga di sebut sebagai lost episode dan squidward
Suicide.Episode ini dilarang Nickeledeon karena bagi orang yang tidak
kuat mental seperti anak-anak akan mengalami gangguan mental dan
berunsur kekerasan. Episode "Red Mist" ini dikabarkan dibuat oleh
pembunuh berantai dari Skotlandia. Jika penasaran, langsung saja kital
lihat jalan ceritanya:
Kisah ini dimulai dengan adegan Squidward yang sedang berlatih klarinet
untuk resital klarinet solonya esok hari (klise). Lalu, seperti biasa
Squidward merasa terganggu dengan keributan yang ditimbulkan Spongebob
dan Patrick yang sedang asyik bermain. Ia pun memarahi mereka berdua dan
kembali melanjutkan latihannya.
Tiba-tiba, pintu rumah Squidward terketuk. Squidward turun dan membuka
pintu rumahnya dan tampaklah seorang (atau seekor? Mengingat ahwa ia
adalah ikan) berpakaian adat Skotlandia dengan mata merah menyala. Tanpa
ba-bi-bu, Squidward langsung membanting pintu rumahnya tanpa memberi
kesempatan kepada orang itu untuk berbicara. Pintu kembali terketuk,
berkali-kali dan semakin keras suaranya. Akhirnya, Squidward menyerah,
kembali membukakan pintu dan membiarkan orang aneh itu berbicara. Dengan
wajah kesal, orang tersebut pun berteriak "RED MIST IS COMING!". Lalu,
orang aneh itu pun pergi. Squidward yang kebingungan dan takut akhirnya
kembali ke kamarnya untuk berlatih klarinet.
Disinilah teknik penganggu mental dimulai.
Setelah itu, latihan Squidward terganggu kembali oleh suara Spongebob
dan Patrick yang sedang bermain. Squidward yang kesal lalu membentak
Spongebob dan Patrick, ia mengatakan bahwa ia perlu latihan untuk
konsernya besok. Spongebob dan Patrick lalu meminta maaf dan pulang.
Lalu, Squidward kembali kedalam rumahnya.
Disaat Squidward sedang berlatih klarinet, perlahan-lahan scene berrubah
warna menjadi nuansa merah darah. Mata Squidward pun ikut menjadi merah
menyala. Nampaknya, memang sengaja dibuat demikian agar penonton merasa
takut yang mendalam karena suasana gambar (video) yang ditampilkan
selaras dengan (audio) yang terkesan menyeramkan namun secara perlahan.
(bener, bener.. nyeremin dah buat saya)
Lalu, scene berganti, menampikan adegan saat Squidward mengadakan konser
di keesokan harinya. Mata Squidward tetap berwarna merah darah (yang
menyeramkan). Hampir semua tokoh didalamnya ditampilkan dengan mata yang
berwarna merah menyeramkan. Saat itu, tampak jelas sekali jika sang
animator memfokuskan adegan pada warna mata tokoh - tokoh dalam serial
itu.
Adegan berlanjut dengan Squidward yang pulang dengan kecewa karena
dipermalukan ketika konser. Di tengah perjalanan sang pembuat video pun
menampilkan lagi teknik pengendalian jiwa, yaitu menampilkan adegan
Squidward dengan muka sedih nya sedang dalam perjalanan. Adegan itu
berlangsung berulang-ulang, sehingga membuat penonton merasa hanyut dan
masuk ke dalam suasana hening tersebut. Disaat inilah pikiran kita
dikendalikan oleh audio dan visual yang ada.
Saat sampai rumah, Squidward pun termenung dan teknik pengendalian jiwa
yang ditampilkan adegan sebelumnya terjadi lagi, tapi kali ini ditambah
dengan efek gambar yang sedikit demi sedikit bergoyang keras, ini
bertujuan untuk mentidak stabilkan emosi kita karena sebelumnya otak dan
jiwa kita telah dikendalikan oleh video tersebut. Wajah Squidward mulai
diberi efek yang cukup menyeramkan bagi anak - anak untuk ditonton.
Kemudian, ada tirai dan muncul kepala Squidward secara perlahan dengan
wajah sedih dan mengeluarkan darah dari matanya, suasana menjadi hening
dan terlihat depresi yang luar biasa yang mengendalikan emosi kita
dilatarbelakangi suara berisik yang menganggu. Setelah itu, Squidward
mengambil pistol, dan menarik pelatuk pistol di kepalanya. Ia pun bunuh
diri. Itulah mengapa Red Mist juga sering disebut sebagai episode
Squidward Suicide.
Sumber: beberapa sumber.
Makasih
BalasHapusNgeri
BalasHapusMengerikan gaes
BalasHapus